Sabtu, 01 Desember 2012

Aktualisasi Diri




            Seorang pemuda karyawan sebuah kantor sering mengeluhkan tentang karirnya. Ia merasakan bahwa setiap kali bekerja, tidak mendapatkan kepuasan. Karirnya sulit naik, Gaji yang didapat pun tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Karena itu ia pun sering berpindah-pindah tempat kerja. Ia berharap, dengan cara itu ia bisa memperoleh pekerjaan yang memberikannnya kepuasan, dari segi karir, maupun gaji.  Setelah sekian lama ia berganti pekerjaan, bukannya kepuasan yang ia dapat, namun justru sering muncul penyesalan. Setiap kali pindah pekerjaan, ia merasa menjumpai banyak kendala. Dan, begitu seterusnya.
            Suatu ketika, pemuda itu berjumpa dengan kawan lamanya. Kawan lama itu sudah menduduki posisi direktur muda di sebuah perusahaan. Pemuda itu pun lantas bertanya, bagaimana caranya si kawan bisa memperoleh kedudukan yang tinggi dengan waktu yang relative cepat.
"Kamu dekat dengan bosmu ya?" Tanya si pemuda penasaran.
Kawan lamanya itu hanya tersenyum. Ia tahu, si pemuda curiga padanya bahwa posisi saat ini dikarenakan faktor koneksi.
"Memang, aku dekat dengan bos aku." Jawab kawan itu, "Tapi aku juga dekat dengan semua orang di kantorku. Bahkan, sebenarnya aku berhubungan dekat dengan semua orang, baik dari yang paling bawah sampai paling atas. Kamu curiga ya? Aku bernepotisme karena bisa menduduki posisi tinggi dalam waktu cepat?"
            Dengan malu, pemuda itu segera meminta maaf, "Bukan itu maksud aku. Aku sebenarnya kagum dengan kamu. Masih seusia aku, tapi punya prestasi yang luar biasa sehingga bisa jadi direktur muda."
Setelah menceritakan keadaannya sendiri, si pemuda kembali bertanya, “Kawan, apa sih sebenarnya rahasia sukses kamu?”
            Dengan tersenyum bijak si kawan menjawab, "Aku tak punya rahasia apapun. Yang kulakukan adalah mengaktualisasikan diriku atau fokus pada kekuatan yang aku punyai, dan berusaha mengurangi kelemahan-kelemahan yang aku miliki. Itu saja yang kulakukan. Mudahkan?"
"Maksudmu bagaimana?"
"Aku pun sebenarnya pernah mengalami hal yang sama denganmu, merasa jenuh dengan pekerjaan yang ada dan juga tak bisa naik jabatan. Namun, suatu ketika, aku menemukan bahwa ternyata aku punya kemampuan lebih di bidang pemasaran. Maka, aku pun mencoba untuk fokus di bidang pemasaran. Aku menikmati bertemu dengan banyak orang. Selain itu, aku pun mencoba terus belajar untuk mengusir kejenuhan pada pekerjaan. Dan, inilah yang aku dapatkan.”

Kamis, 29 November 2012

Siapapun Bisa Marah



"Siapapun bisa marah. Marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yg baik, bukanlah hal mudah." -- Aristoteles, The Nicomachean Ethics.
Mampu menguasai emosi, seringkali orang menganggap remeh pada masalah ini. Padahal, kecerdasan otak saja tidak cukup menghantarkan seseorang mencapai kesuksesan. Justru, pengendalian emosi yang baikmenjadi faktor penting penentu kesuksesan hidup seseorang. Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaranmental dari seseorang yang cerdas dalam menganalisa, merencanakan dan menyelesaikan masalah, mulai dari yang ringan hingga kompleks. Dengan kecerdasan ini, seseorang bisa memahami, mengenal, dan memilih kualitas mereka sebagai insan manusia. Orang yang memiliki kecerdasan emosi bisa memahami orang lain dengan baik dan membuat keputusan dengan bijak. Lebih dari itu, kecerdasan ini terkait erat dengan bagaimana seseorang dapat mengaplikasikan apa yang ia pelajari tentang kebahagiaan, mencintai dan berinteraksi dengan sesamanya. Ia pun tahu tujuan hidupnya, dan akan bertanggung jawab dalam segala hal yang terjadi dalam hidupnya sebagai bukti tingginya kecerdasan emosi yang dimilikinya. Kecerdasan emosi lebih terfokus pada pencapaian kesuksesan hidup yang *tidak tampak*. Kesuksesan bisa tercapai ketika seseorang bisa membuat kesepakatan dengan melibatkan emosi, perasaan dan interaksi dengan sesamanya.
            Terbukti, pencapaian kesuksesan secara materi tidak menjamin kepuasan hati seseorang. Di tahun 1990, Kecerdasan Emosi (yang juga dikenal dengan sebutan "EQ"), dikenalkan melalui pasar dunia. Dinyatakan bahwa kemampuan seseorang untuk mengatasi dan menggunakan emosi secara tepat dalam setiap bentuk iteraksi lebih dibutuhkan daripada kecerdasan otak (IQ) seseorang. Sekarang, mari kita lihat, bagaimana emosi bisa mengubah segala keterbatasan menjadi hal yang luar biasa....
            Seorang miliuner kaya di Amerika Serikat, Donald Trump, adalah contoh apik dalam hal ini. Di tahun 1980 hingga 1990, Trump dikenal sebagai pengusaha real estate yang cukup sukses, dengan kekayaan pribadi yang diperkirakan sebesar satu miliar US dollar. Dua buku berhasil ditulis pada puncak karirnya, yaitu "The Art of The Deal dan Surviving at the Top". Namun jalan yang dilalui Trump tidak selalu mulus... Sobat ingat depresi yang melanda dunia di akhir tahun 1990? Pada saat itu harga saham properti pun ikut anjlok dengan drastis. Hingga dalam waktu semalam, kehidupan Trump menjadi sangat berkebalikan. Trump yang sangat tergantung pada bisnis propertinya ini harus menanggung hutang sebesar 900 juta US Dollar! Bahkan Bank Dunia sudah memprediksi kebangkrutannya. Beberapa temannya yang mengalami nasib serupa berpikir bahwa inilah akhir kehidupan mereka, hingga benar-benar mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
            Di sini kecerdasan emosi Trump benar-benar diuji. Bagaimana tidak, ketika ia mengharap simpati dari mantan istrinya, ia justru diminta memberikan semua harta yang tersisa sebagai ganti rugi perceraian mereka. Orang-orang yang dianggap sebagai teman dekatnya pun pergi meninggalkannya begitu saja. Alasan yang sangat mendukung bagi Trump untuk putus asa dan menyerah pada hidup. Namun itu tidak dilakukannya. Trump justru memandang bahwa ini kesempatan untuk bekerja dan mengubah keadaan. Meski secara finansial ia telah kehilangan segalanya, namun ada "intangible asset" yang tetap dimilikinya.
Ya, Trump memiliki pengalaman dan pemahaman bisnis yang kuat, yang jauh lebih berharga dari semua hartanya yang pernah ada!
Apa yang terjadi selanjutnya?
            Fantastis, enam bulan kemudian Trump sudah berhasil membuat kesepakatan terbesar dalam sejarah bisnisnya. Tiga tahun berikutnya, Trump mampu mendapat keuntungan sebesar US$3 Milliar. Ia pun berhasil menulis kembali buku terbarunya yang diberi judul "The Art of The Comeback". Dalam bukunya ini Trump bercerita bagaimana kebangkrutan yang menimpanya justru menjadikannya lebih bijaksana, kuat dan fokus daripada sebelumnya. Bahkan ia berpikir, jika saja musibah itu tidak terjadi, maka ia tidak akan pernah tahu teman sejatinya dan tidak akan menjadikannya lebih kaya dari yang sebelumnya. Luar biasa bukan? :-)
            Kecerdasan Emosi memberikan seseorang keteguhan untuk bangkit dari kegagalan, juga mendatangkan kekuatan padaseseorang untuk berani menghadapi ketakutan. Tidak sama halnya seperti kecerdasan otak atau IQ, kecerdasan emosi hadir pada setiap org & bisa dikembangkan.
 Berikut beberapa tips bagaimana cara mengasah kecerdasan emosi:
1. Selalu hidup dengan keberanian.
 Latihan dan berani mencoba hal-hal baru akan memberikan beragam pengalaman dan membuka pikiran dengan berbagai kemungkinan lain dalam hidup.
2. Selalu bertanggung jawab dalam segala hal.
 Ini akan menjadi jalan untuk bisa mendapatkan kepercayaan orang lain dan mengendalikan kita untuk tidak mudah menyerah. "being accountable is being dependable"
3. Berani keluar dari zona nyaman.
Mencoba keluar dari zona nyaman akan membuat kita bisa mengeksplorasi banyak hal.
4. Mengenali rasa takut dan mencoba untuk menghadapinya.
Melakukan hal ini akan membangun rasa percaya diri dan dapat menjadi jaminan bahwa segala sesuatu pasti ada solusinya.
5. Bersikap rendah hati.
Mau mengakui kesalahan dalam hidup justru dapat meningkatkan harga diri kita.
So, kuasailah kecerdasan emosi sobat!
Karena mengendalikan emosi merupakan salah satu faktor penting yang bisa mengendalikan sobat menuju sukses dan juga menikmati warna-warni kehidupan. :-)

Minggu, 14 Oktober 2012

Budaya Malu



Budaya Malu dan Integritas

            Salah seorang rekan yang juga merupakan senior saya, berbagi pengalaman di dunia internet saat beliau berkunjung ke Negeri Sakura, Jepang. Pengalaman menarik ini dimulai saat beliau naik taksi di Tokyo. Tanpa sengaja sopir taksi sudah melewati satu blok saat akan mengantar beliau ke hotel. Memang tampaknya tidak disengaja, dan berkali-kali pula sopir tersebut meminta maaf, sambil memutar kembali taksinya menuju tempat yang seharusnya.
            Saat tiba di hotel, beliau membayar jumlah yang sesuai dengan argo, akan tetapi tindakan luar biasa yang dilakukan oleh sopir taksi ini adalah ia memotong 25% dari jumlah yang seharusnya sambil membungkuk minta maaf. Sebuah etos kerja yang sangat luar biasa. Mereka begitu menjaga sebuah kehormatan profesi.
            Pengalaman dari cerita di atas menggerakkan saya untuk menulis mengenai sebuah etos kerja. Hal ini tentunya menjadi sebuah refleksi bagi kita semua, apapun profesi kita, tentu jika kita mau membuka diri kita, dapat belajar dari pengalaman tersebut.

Budaya Malu
            Kita kerap mendengar bagaimana individu Jepang ketika melakukan kesalahan atau kurang mampu menunjukkan kinerjanya, lalu memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya (tentu, tidak selalu kalau melakukan kesalahan harus mengundurkan diri). Akan tetapi kalau kita menyimak apa yang dilakukan oleh sopir taksi dari pengalaman di atas, dia merasa malu dan merasa bersalah karena sudah melewati satu blok, dan mengakibatkan penumpangnya sedikit lebih lama tiba di hotel. Berkali-kali ia meminta maaf, dan memutuskan memotong jumlah yang seharusnya didapat.Sebuah pertanyaan refleksi, "Bagaimana dengan kita? Budaya seperti apa yang mau kita pelihara?"
            Malukah kita ketika berada dalam sebuah rapat, tidak memerhatikan bahkan tidur di sela-sela rapat, tapi justru meminta sebuah fasilitas tambahan? Malukah kita ketika uang yang seharusnya untuk kesejahteraan orang banyak tapi justru dikorupsi untuk kepentingan pribadi? Malukah kita ketika dana nasabah hasil jerih payah orang lain bekerja, tapi justru dimanipulasi untuk membiayai hidup sendiri? Malukah kita ketika suatu kesalahan yang harusnya menjadi tanggung jawab kita, tapi justru menyalahkan pihak lain, menyalahkan situasi, dan menganggap segala sesuatu baik-baik saja dan tidak berani mengambil suatu keputusan?

Integritas
            Kita kerap mendengar kata ini, tapi sebenarnya apa makna terdalam di balik kata integritas? Dalam sebuah kelas pelatihan, ketika saya menanyakan apa arti integritas, sebagian besar berpikir bahwa integritas adalah kejujuran. Bila kita mau memahami lebih dalam, integritas tidak sekadar jujur. Ia memiliki nilai yang lebih dalam. Ketika seseorang berpegang pada prinsip kebenaran dan berani menyatakan mana yang salah dan mana yang benar, serta ketika perkataan dan perbuatannya selaras, maka pribadi ini memahami makna integritas dan menjalani dalam hidupnya.
            Sang sopir tadi tahu persis ia salah, dan ia berani menyatakan bahwa dirinya salah dan mengambil tanggung jawab atas kesalahan dia. Bagaimana dengan perilaku kita sehari-hari dalam organisasi di mana kita bekerja?, Jika kita sebagai pemimpin melihat ada yang salah, apakah kita diam saja seolah tidak mau tahu atau justru berani menyatakan kepada anggota tim bahwa hal itu salah dan harus diubah? Jika kita yang bekerja di sebuah instansi baik itu swasta maupun pemerintah, sudah berani menyatakan mengenai kedisiplinan, pelayanan yang baik, apakah kita sudah menjalankan itu semua? Apakah selama ini kita sudah sejalan apa yang keluar dari mulut dan apa yang dijalankan? Atau justru selama ini kita justru banyak melakukan kompromi terhadap nilai-nilai kebenaran yang kita percayai? Kita sering bicara dengan banyak orang atau mendengar mengenai integritas tapi belum tentu kita paham artinya. Kita mungkin sudah paham tapi belum tentu kita menjalankannya.
Bukan etos kerja yang malas tapi mau uang, bukan etos kerja yang mau terus dilayani tapi tidak mau melayani, bukan etos kerja yang tidak jujur dan kerap membohongi orang, bukan etos kerja yang malu untuk mengatakan maaf kalau salah yang dibutuhkan bangsa ini. Kita perlu etos kerja seperti semangat, jiwa melayani, kejujuran dan keberanian bertindak dengan integritas yang tinggi.
            Ada yang pernah mengatakan kepada saya, kalau kita mau mengubah sebuah negara, ubahlah dahulu mental dan karakter orang-orang di dalamnya. Pintar saja tidak cukup, tapi harus memiliki nilai yang positif. Albert Einstein pernah berkata, "Try not to become a man of SUCCESS, but rather to become a man of VALUE." Jangan sekadar menjadi pribadi yang sukses, melainkan pribadi yang memiliki nilai. Semoga hal ini menjadi renungan buat kita semua, dan kiranya hal ini mampu membuka hati dan pikiran kita untuk mau berubah dan menghargai profesi kita dengan baik dan benar untuk membawa bangsa ini, tidak sekadar menjadi baik saja tapi menjadi lebih bernilai positif. Mari bersama kita mulai dari diri sendiri.. Mulai dari detik ini!

Kamis, 26 Juli 2012

MOTIVASIKU

  • Teguhkan komitmen dan jaga integritas agar sukses selalu berada dalam genggaman!


  • Pick Quality Over Quantity.


  • Tegakkanlah DISIPLIN DIRI dengan tegas!!


  • Pujian memang lebih nikmat dari kritikan! Tetapi pujian bisa membuat kita lengah. Mari ambil kritikan sebagai motivasi untuk berbenah diri dan terima pujian sebagai tanda bahwa kita harus tetap rendah hati dan terus mengembangkan diri.


  • Jika ingin sukses, SABAR harus kita miliki!! Miliki sifat TEGAR!!


  • Syukuri dengan tulus apa yang telah kita miliki hari ini


  • If better is possible, than good is not enough.


  • If best is possible, than better is not enough.


  • ULET adalah tekad yang mengandung sikap antusias, gigih, tegar, proaktif dan pantang menyerah.


  • Biasakan memelihara pikiran positif, sikap positif, dan tindakan positif. Dengan demikian kita akan menjalani kehidupan ini penuh dengan syukur, semangat, dan sukses luar biasa!


  • Lakukanlah yang terbaik setiap hari dan kesuksesan akan mengikuti Anda. Inilah kebenaran abadi, menjadi sukses adalah melakukan (do) yang terbaik setiap hari bukannya semata-mata menjadi (be) yang terbaik / terhebat / terkaya / tercepat dalam hidup ini. Dengan cara berpikir seperti ini, Anda dapat merasakan kenikmatannya setiap saat dalam menjalani tantangan hidup ini dan mampu memikul kegagalan yang terburuk sekalipun karena kesuksesan dan kebahagiaan menjadi milik Anda yang pribadi.


  • Do for others more than you do for yourself. (dari film “The Book of Eli” 2010)


  • Orang yang "berani" bukanlah orang yang tidak pernah mengalami rasa takut. Melainkan, orang yang saat merasa takut TIDAK dilumpuhkan oleh ketakutan itu. Ia tetap mampu berpikir jernih !


  • Motivasilah diri Anda untuk terus melakukan perbaikan, sebab perubahan besar akan selalu berawal dari dalam diri sendiri.


  • Kita tidak dapat memecahkan masalah dengan menggunakan cara berpikir yang sama ketika kita menciptakan masalah itu.


  • Pecundang berkata : Saya harap (wish). Pemenang berkata : Saya harus (will/must).


  • Orang pesimis melihat masalah dibalik setiap peluang. Orang optimis melihat peluang dibalik setiap masalah.


  • Keberuntungan berpihak kepada orang yang banyak mencoba daripada kepada mereka yang pandai, tetapi tidak bertindak.


  • “Some people dream of success, while others wake up and work hard at it”. Banyak orang memimpikan kesuksesan, sementara yang lainnya bangun dan bekerja keras untuk mencapainya.


  • Saat menghadapi perubahan yang tidak menentu, jangan hanya menunggu secara pasif (berharap) bahwa situasi akan membaik. Kita yang harus bersikap AKTIF, penuh INISIATIF, dan tetap OPTIMIS !


  • Sukses sebagai hasil dari mau / berani menghadapi kegagalan dengan analisa / evaluasi dan memperbaikinya. "Success is not permanent. The same is also true of failure"


  • "If you keep doing what you always do, you will always get what you always get. If you want a different result, then it is only logical to try something different."


  • Jangan meremehkan kesempatan kecil yang muncul di hadapan kita. Justru, kesempatan kecil seringkali merupakan awal dari kesuksesan besar.


  • Tanpa masalah, kita tidak akan menjadi cerdas dan kreatif. Tanpa persoalan, kita tidak akan belajar dan mengambil hikmah kehidupan. Tanpa airmata, kita tidak mengenal apa arti kebahagiaan. Tanpa kekurangan, bagaimana kita bisa mensyukuri kelimpahan / anugerah ?


  • Kalau kita masih melakukan hal yang sama, tentu hasilnya pasti sama. Untuk mendapatkan hasil yang berbeda, kita harus berani berubah.


  • Perjuangan terberat adalah bagaimana memerangi rintangan/hambatan yang ada di dalam diri sendiri.


  • Semakin tinggi komitmen kita, maka semakin besar kesuksesan kita.


  • Ambil risiko secara bijaksana, karena hidup itu penuh risiko. Orang yang tidak mau ambil risiko, maka dia tidak mendapatkan apa-apa.


  • “Loosers keep loosing because they think losing is bad. Winners keep winning because simply they think losing is part of winning”. Para pecundang terus gagal karena mereka berpikir gagal itu buruk. Para pemenang terus menang/sukses karena mereka berpikir kegagalan adalah bagian dari kemenangan/kesuksesan.


  • Kita tidak bisa menangkap peluang, jika kita tidak bisa mengidentifikasinya.


  • Opportunity does not only come once. If you miss it once, one day it will come back. But remember, opportunity doesn't come just like that. There must be something you do to create and strive for it. there isn't a right moment to start looking for and finding opportunity. So, don't wait. Start right now, get up and do your best. Work hard and fight till end, then opportunity will come just in time when you are ready to get and do it.


  • Everything is Possible.


  • Hidup dengan penuh kepalsuan tak akan membuat kita maju. Justru kita akan selalu dikejar-kejar ketakutan karena khawatir kepalsuan kita terbongkar. Tak usah malu mengakui jati diri kita yang sebenarnya, apakah kita dari desa, pendidikan kita rendah, dan sebagainya. Seseorang bisa sukses bukan ditentukan oleh setinggi apa tingkat sosial kita dimulai. Tapi berangkat dari ketulusan kita mengakui jati diri yang sebenarnya, lalu berusaha mengubah nasib dengan bekerja keras dan pantang menyerah.


  • Dari kegagalan, kita akan MAMPU BELAJAR dan TAHU apa yang perlu kita perbaiki guna mencapai sukses yang didambakan.


  • Suka menunda bukanlah penyakit keturunan, tetapi penyakit mental--hasil dari kebiasaan yang sengaja kita biarkan berjalan. Untuk bebas dari penyakit menunda, tidak ada cara yang paling efektif, kecuali kita harus "tegas" dan "keras" pada diri sendiri! Dengan demikian, SUKSES BESAR baru bisa tercipta!


  • The real successful person are ordinary people with extraordinary determination. Orang sukses adalah orang yang biasa-biasa saja, tapi yang memiliki ketetapan, keuletan, dan keteguhan hati yang luar biasa.


  • Words are powerful. Kata-kata sungguh berdaya. Kata-kata positif akan membuat pendengarnya optimis, percaya diri, semangat, inovatif, kreatif, energik, bahagia dan sejenisnya. Ada kebangkitan semangat hidup disana. Dunia terasa indah dan menjanjikan. Perubahan lebih baik tengah menanti untuk segera diukir oleh kekuatan mental positif yang beranggotakan kata-kata motivasional positif dan konstruktif.


  • Kejujuran adalah mutiara pribadi yang harus kita miliki dan pelihara dengan baik.


  • Everything will be okay in the end. If it’s not okay, it’s not the end.


  • Masalah adalah rahmat yang tidak kita sukai, agar kita meninggalkan yang kita sukai tetapi yang tidak baik bagi kita. Sayangnya, hanya sedikit dari kita yang mengetahui bahwa masalah adalah batu pijakan yang menjadikan kita pantas bagi kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan di tempat-tempat yang naik.


  • Kedisiplinan akan memBIASAkan. Kebiasaan akan memBISAkan. Kebiasaan akan menSUKSESkan.


  • Menyesal berarti pernah melakukan perbuatan dan menyadari telah berbuat salah. Walaupun selalu datang terlambat, penyesalan adalah faktor penting untuk bertumbuh dan memperbaiki diri kita.


  • Kesuksesan tidak ditentukan oleh sesuatu yang kita lakukan lebih baik daripada orang lain. Melainkan, bagaimana kita melakukan sesuatu lebih baik dibandingkan dengan diri kita kemarin.

Kalimat Mutiara Motivasi Sukses dan Kesuksesan Hari Ini

Sukses terletak pada mereka yang meraih sesuatu lebih dari diri mereka sendiri

Start Action - Setiap hari adalah waktu yang tepat untuk mengatakan pada diri kita sendiri "Biarkan petualangan dimulai"

Antusiasme tidak hanya menolong kita untuk meraih impian, namun juga membuat perjalanan kita semakin lebih menyenangkan.

Keseimbangan - Ibarat roda sepeda yang berputar, Setiap perputaran dari perjalanan kita memerintahkan kita untuk menjaga keseimbangan kita pada tahap perjalanan selanjutnya.

Keberanian akan tumbuh semakin kuat, bila kita membagikannya kepada yang lainnya


Success Quotes

"He who wishes to be rich in a day will be hanged in a year."
- Leonardo da Vinci

"At least eighty percent of millionaires are self-made.That is,they started with nothing but ambition and energy,the same way most of us start"
Brian Tracy

"Your wealth can only grow to the extent that you do!"
- T. Harv Eker

"Make a decision to be succesful right now.Most people never decide to be wealthy and that is why they retire poor"
Brian Tracy

“Part of your heritage in this society is the opportunity to become financially independent."
-Jim Rohn
TULISANKU

  • Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan; jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan; tapi lihatlah sekitar anda dengan penuh kesadaran.


  • Resolusi tanpa tindakan adalah sia-sia, mimpi tanpa perbuatan juga akan menjadi sia-sia.


  • Anda siap meninggalkan masa lalu. Bagi kebanyakan orang, tempat kerja mereka saat ini adalah komunitas yang paling aman dan paling bisa diandalkan. Ketika Anda meninggalkan sarang itu, Anda tidak bisa lagi kembali ke sana. Apakah Anda siap membangun sarang baru dengan komunitas baru? Mulai tinggalkan semua rutinitas masa lalu Anda yang tidak Anda sukai dan yang pasti tidak akan membawa Anda mencapai semua impian Anda yang baru; mulailah dengan tindakan baru.


  • Kita harus mulai berani menentukan tujuan hidup kita sendiri, siap untuk menghadapi dan mengambil segala risiko yang muncul dan bisa menghapus bayangan kegagalan masa lalu kita. Mulailah membuka lembaran baru, jalani dengan penuh optimisme dan semangat baru, maka semua impian pasti menjadi kenyataan.


  • Jika seseorang mengharapkan perubahan dalam hidupnya apalagi di tahun yang baru, maka orang tersebut tidak dapat mengharapkan orang lain atau faktor eksternal berubah untuk dirinya. Orang tersebutlah harus mau mengubah dirinya lebih dahulu. Jika kita berharap hal yang lebih baik, tentu kita tidak dapat terus memelihara kebiasaan-kebiasaan yang kurang efektif di tahun sebelumnya, untuk dipakai di tahun yang baru.


  • Waktu tak akan pernah kembali, tetapi waktu selalu memberimu kesempatan.


  • Kesempatan tidak datang dua kali (Jika ada kesempatan atau ada yang terlintas di pikiran, langsung lakukan !). Catatan: ada kesempatan yang datang berkali-kali pada peristiwa / keadaan tertentu.


  • Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini


  • Jangan pernah menyerah karena apapun yang terjadi selalu ada jalan keluar. Kita dilahirkan bukan sebagai orang yang gagal tetapi seorang pemenang.


  • Mencoba tak mengapa, berhasil syukur, gagal jadi pengalaman.


  • Apapun perjuangan anda hari ini pasti akan ada hasilnya. Jangan menyerah !


  • “You are what you believe in”. Anda adalah apa yang anda percayai. kalau anda percaya anda itu A, maka anda A, kalau anda percaya anda Z, maka anda Z. Believe in Yourself.


  • Semua hal besar dimulai dari satu langkah kecil.


  • Seorang pemenang tidak membiarkan dirinya dikalahkan oleh keadaan.


  • Jangan jadikan hambatan sebagai alasan, tapi jadikanlah sebagai tantangan dalam menjalani hidup.


  • Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang.


  • Lebih mudah menilai kesalahan orang lain daripada kesalahan sendiri.


  • Lakukanlah apa yang akan kamu lakukan karena terkadang pertimbanganlah yang akan membuatmu untuk tak pernah memulai.


  • Kebebasan adalah kemampuan jiwa untuk bisa menilai segala sesuatu tanpa ada tekanan dalam menentukan sikap.


  • Don't judge the book by its cover. Jangan menilai orang hanya dari penampilannya saja, tetapi dari sikap/tindakannya, kata-katanya juga.


  • Just Do It.


  • The greatest glory is not never falling but in rising everytime we fall.


  • Jangan gegabah mengambil suatu keputusan, cermati dan teliti.


  • Never Give Up On Your Dream.


  • TETAP SEMANGAT.


  • Winner never quit and quitter never win.


  • Sesuatu yang berharga terkadang tidak dapat dinilai dari luarnya, tetapi dinilai dari kenangan yang terjadi pada sesuatu tersebut.


  • Hope is a good thing. Maybe the Best of things. And no good thing ever die.


  • Be your self is great, than to be someone else.


  • Jika anda lunak terhadap diri sendiri, maka kehidupan akan keras terhadap anda. Akan tetapi bila anda keras terhadap diri sendiri, maka kehidupan akan menjadi lunak.


  • There's no secret ingredient. To make something special, you just have to believe it's special.


  • Berhati-hatilah dengan pikiranmu, sebab mereka akan menjadi kata2. Berhati-hatilah dengan kata-katamu, sebab mereka akan menjadi kebiasaan. Berhati-hatilah dengan kebiasaanmu, sebab mereka akan menjadi karakter. Berhati-hatilah dengan karaktermu, sebab ia akan menentukan nasibmu.


  • Saat terindah dalam hidupmu adalah dimana ketika dirimu mulai bisa memberikan maaf bagi orang lain.


  • Sometimes the simplest idea can make the biggest difference .


  • Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.


  • Hidup itu saling berbagi, kalaupun kamu sudah tidak punya apa2 lagi, minimal bagilah senyummu kepada setiap orang.


  • Pilihan kitalah, lebih dari kemampuan kita, yang menentukan siapa diri kita sebenarnya.


  • Jangan menunda sesuatu yg bisa dikerjakan hari ini.


  • Berjanjilah untuk memikirkan yg terbaik, lakukanlah hanya yg terbaik, maka hal yg tidak mungkin menjadi kenyataan.


  • Lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali.


  • Ambil hikmah dari kejadian yg tak diinginkan.


  • Kegagalan adalah awal dari kesuksesan.


  • Keberhasilan hanya bisa di capai oleh orang2 yg PERCAYA dan MEMPERJUANGKANNYA.


  • Belajarlah untuk mengakui kekurangan diri sendiri.


  • Berani berbuat berani bertanggungjawab.


  • Kesombongan adalah awal dari kehancuran.


  • Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.


  • When there is a hope, there is a will.


  • Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan; dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan.


  • Life is beautiful.


  • Janganlah kamu putus asa dengan masalah2 yang ada dalam hidupmu karena masalah yg diberikan kepadamu akan membuatmu menjadi dewasa,sabar, dan tabah.


  • Sukses tidak diukur dari posisi yang dicapai seseorang dalam hidup, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil diatasi ketika berusaha meraih sukses.


  • Berhentilah mencari suatu alasan untuk menutupi kegagalan. Mulailah bertindak untuk meraih keberhasilan.


  • Jangan jadikan kekurangan sebagai alasan untuk tidak sukses, tapi jadikanlah dia sebagai tantangan yg harus dilalui.


  • Sukses adalah sebuah perjalanan, karena itu TIDAK ADA orang yang GAGAL di dunia ini. Yang ada hanyalah mereka yang memilih untuk BERHENTI lebih cepat.


  • Untuk sukses, Anda harus bisa berbicara; untuk berbicara, anda harus percaya diri; untuk percaya diri, anda harus memimpin diri sendiri.


  • Disiplin pada diri sendiri adalah modal paling berharga bagi sebuah kesuksesan.


  • Sesungguhnya, bukan karena sulit kita menjadi tidak berani. Tapi, karena kita tidak beranilah maka segala sesuatu menjadi sulit. Hal yang sulit bukan berarti tidak bisa diselesaikan! Bersikaplah sabar, ulet, dan tegar.


  • Action is Power! Aksi adalah kekuatan! Semua kata-kata hanya akan menjadi MAKSIMAL jika dilandasi dengan banyaknya tindakan dan action yang menyertai.


  • Perjuangkan apa yang berani anda lakukan !


  • Mencintai diri sendiri berarti mau belajar mengenal kelebihan dan kekurangan diri. Juga, rela menerima apa adanya dan bersedia mengembangkan talenta yang kita punyai!


  • KOMITMEN layaknya sebuah janji yang harus ditepati pada diri sendiri.


  • Keyakinan diri adalah kekuatan pendobrak yang luar biasa!!


  • I Can Do It!


  • Ada TIGA hal penting dalam hidup ini. Pertama: mendapatkan apa yang kita inginkan. Kedua: memelihara apa yang telah kita dapatkan. Ketiga: menikmati apa yang telah kita miliki.


  • Seutas senyum yang tersungging di bibir, jika mampu terus menghiasi wajah kita, dapat membawa pencerahan bagi siapa saja. Karena itu, tebarlah senyum, meski saat menghadapi hal yang kurang menyenangkan. Itulah inti kedewasaan dalam menyikapi kehidupan ini.


  • Kita harus berani memastikan dan memperjuangkan segala hal yang pantas kita raih.


  • Saat merasa jenuh dan bosan, kita perlu istirahat sejenak. Tapi ingat! Istirahat bukan berarti berhenti maju atau berhenti berjuang. Istirahat hanya untuk penyegaran. Setelah itu, ayo bangkit dan berjuang lebih keras lagi!